Amerika Serikat dan Arab Saudi Bertemu Bicarakan Kemitraan Pertahanan

Amerika Serikat dan Arab Saudi Bertemu Bicarakan Kemitraan Pertahanan – Amerika Serikat menjadi negara dengan pesona tak terbantahkan. Eksistensinya meningkat seiring perkembangan yang dilakukan. Hadirnya berbagai perusahaan multitasional. Pertumbuhan berbagai bidang mampu membuat siapapun tertarik untuk mempelajarinya lebih lanjut. Bahkan untuk sekedar makanan, industri film, sampai dengan fashion Amerika Serikat berhasil menawarkan sensasi berkelas tersendiri.

Sehingga tidak heran jika Negeri Paman Sam dijadikan sebagai kiblat untuk negara lain dalam urusan pertumbuhan global. Sedangkan Arab Saudi termasuk negara dengan dominasi umat islam. Kedudukannya menguat setelah ditemukan kerajaan minyak. Sehingga negara tersebut sukses menjadi pemasok minyak dunia. Tidak perlu lagi dipertanyakan berapa keuntungan yang didapatkannya. Sejarah menulis bahwa waktu itu, Amerika Serikat langsung mengusulkan untuk mengirimkan tenaga profesional.

Usulan tersebut diterima dan tidak butuh waktu lama kedua negara ini berhasil merasakan kesejahteraan lewat penjualan minyak. Namun, pada kenyatannya hubungan Arab Saudi dan Amerika sudah terjalin sejak lama. Sehingga tidak heran jika penemuan pusat minyak di Daratan Arab semakin membuat keduanya menjadi partner kuat. Nah, belum lama ini melalui situs sbobet alternatif telah diberitakan bahwa hubungan kedua negara dikabarkan sedang memanas. Hal tersebut disebabkan oleh produksi minyak yang berlimpah di masa pandemi.

Tidak lama setelah itu, berbagai sumber kembali memberikan kabar akan pertemuan Presiden Donald Trump dengan pihak Arab Saudi. Pertemuan itu dimaksutkan sebagai bentuk kedua negara memperkuat bidang pertahanan. Seperti yang sudah diketahi bahwa dua negara memang sangat tekun memberi proteksi untuk aspek tersebut. Persenjataan yang dibeli Arab Saudi dari Amerika mencapai 15%. Jika bandingkan dengan ekspor minyak tentu saja kisaran angka itu sangat banyak.

Meskipun begitu tetap saja kedua negara merasa sama-sama untung. Hal ini terbukti dari ungkapan Presiden Amerika yang menyatakan bahwa hubungan bilateral tersebut dimaksutkan untuk menjaga kestabilan ekonomi global. Tidak bisa dimungkiri lagi bahwasannya dalam setiap keputusan negara terdapat unsur politik. Sedangkan untuk secara luas Arau Saudi dan Amerika Serikat juga pernah melakukan kerjasama dalam bidang militer. Jika dilihat semua bidang merujuk pada pertahanan.
Sebab, sudah menjadi rahasia umum jika negara di bagian Timur Tengah sering terlibat konflik. Posisi Arab Saudi sendiri bukan menjadi negara yang menjadi pendukung untuk negara islam lain. Negara ini kerap hadir dibelakang Amerika Serikat. Kecenderungan itu yang kemudian membuat masuk akal jika Arab Saudi membiarkan Palestina. Sejarah panjang tersebut memang sudah menjadi rahasia umum. Jadi, bukan lagi hal aneh ketika banyak ahli yang berterus terang akan kecenderungan aneh yang Arab Saudi miliki.

Sedangkan secara global hubungan bilateral bisa saja dilakukan oleh berbagai negara. Biasanya negara akan melakukan kerjasama dengan negara yang dianggap mampu memberikan keuntungan lebih. Misalnya saja, hubungan antara Indonesia dan Jepang. Dimana Jepang menganggap bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah SDM produktif melimpah. Keadaan itu yang membuat Jepang senang mengikutsertakan SDM Indonesia untuk kesempatan kerja di Jepang.

Selain itu, Indonesia juga pernah mengandeng Denmark dalam urusan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Sampai pada akhirnya 4 wilayah di Tanah Air merasakan gambaran EBT yang diberikan oleh Denmark. Australia juga menjadi negara yang masih setia melakukan kerjasama dengan Indonesia. Meskipun hubungan bilateral ini mempunyai kelebihan diberbagai bidang. Namun, tetap setiap negara harus memberikan batasan kuat untuk memperjelas batasan kerjasama. Sebab, negara lain tetap tidak mempunyai hak untuk ikut campur terlalu jauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!